Conditional Sentence Type II (Present Unreal Conditionals)



Baiklah sekarang kita akan membahas tentang jenis kalimat pengandaian yang berikutnya, yaitu Present Unreal Conditionals.
Pertanyaan awalnya mungkin sebagai berikut: mengapa jenis kalimat pengandaian ini disebut Present Unreal Conditionals?Jawabannya karena antara harapan berbeda dengan kenyataan yang dihadapi saat sekarang ini. Pada kalimat pengandaian jenis ini, jika kata kerja berbentuk negatif, maka sesungguhnya makna kalimat adalah kalimat positif, jika kata kerja positif, maka makna sebenarnya adalah negatif.

Pola Kalimat

Contoh Kalimat:
If I were rich, I would buy luxurious things. (artinya: Jika saya orang kaya, saya akan membeli barang-barang mewah.)

Kalimat 'If I were rich.' adalah sebuah harapan (keinginan) si pembicara untuk menjadi orang kaya sehingga dia bisa membeli barang-barang mewah yang dinyatakan dengan kalimat 'I would buy luxurious things.' Namun faktanya adalah 'I were not rich and I would not buy luxurious things.' yang artinya 'Saya bukan orang kaya dan saya tidak akan membeli barang-barang mewah.'
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, makna kalimat pengandaian jenis ini menggambarkan bahwa 'KENYATAAN' saat sekarang ini 'BERLAWANAN' dengan 'HARAPAN'.

Contoh-contoh lain:
  • If she studied harder, she would pass his examination.
  • If I had much money, I would help the ones who live in poverty.
  • He would win the contest if he had practice a lot.
  • I would drive to school if I had a motorcycle.
  • If he didn't help me, I wouldn't finish my job.
Powered by Blogger.
Youtube Channel Image
Channel Pelajaran Bahasa Inggris Practical English lessons
Subscribe